Postingan

HUKUM MENGGUNAKAN HIJAB

HIJAB DALAM AL-QUR’AN Seringkali kita mendengar perkataan mengenai hukum di wajibkannya menggunakan hijab. Malah beberapa orang ada yang mencari tahu kebenaran hukum diwajibkannya menggunakan hijab, hingga akhirnya orang-orang tersebut mengatakan “saya tidak menemukan dalil di dalam al-qur’an yang mewajibkan perempuan untuk menggunakan hijab” dan orang lainnya berkata “menggunakan hijab tidak diwajibkan asalkan kita tetap melaksanakan ibadah lainnya dan melepas hijab bukan perbuatan yang dosa”. Namun ada juga yang mengatakan “perempuan yang melepas hijabnya sama dengan maksiat dan harus diikuti dengan bertaubat”. Lalu dari pernyataan tersebut, apa yang harus kita lakukan ? Jawab : Sebelumnya kita perlu bertanya pada diri sendiri, apakah saya mampu untuk berijtihad dalam hukum agama atau hanya mampu bertaklid saja ? Jika kamu hanya mampu bertaklid, maka kamu tidak perlu tahu dalil-dalil hukumnya karena kamu tidak memiliki alat-alat yang diperlukan. Ada ulama yang memang berada...

PENGERTIAN SUJUD TILAWAH BESERTA AYAT-AYAT SAJADAH

Gambar
  SUJUD TILAWAH      Sujud tilawah merupakan sujud yang dilakukan setelah membaca atau mendengar ayat sajadah. Menurut jumhur ulama bhwa sujud tilawah hukumnya sunnah, sedangkan menurut Abu Hanifah hukumnya wajib. Ayat-ayat sajadah terdapat di lima belas tempat dalam al-qu’an dan biasanya terdapat tanda khusus yang menunjukkan bahwa ayat tersebut merupakan ayat sajadah. Biasanya dalam ayat sajadah terdapat tanda khusus seperti :     Ayat-ayat Sajadah yang terdapat di dalam al-qur’an : 1. Surah Al- A’raf (7) ayat 206 2. Surah Ar- Ra’ad (13) ayat 15 3. Surah An-Nahl (16) ayat 50 4. Surah Al- Isra (17) ayat 109 5. Surah Maryam (19) ayat 58 6. Surah Al- Hajj (22) ayat 18 7. Surah Al-Hajj (22) ayat 77 8. Surah Al- Furqon (25) ayat 60 9. Surah An- Naml (27) ayat 26 10. Surah As- Sajadah (32) ayat 15 11. Surah As- Shaad (38) ayat 24 12. Surah Fushshilat (41) ayat 38 13. Surah An-Najm (53) ayat 62 14. Surah Al- In...

KEKUATAN DOA DAN TERKABULNYA DOA

KEKUATAN DOA Doa dibedakan menjadi dua macam ayaitu doa ibadah dan doa permintaan. Masing-masing dari doa tersebut tidak bisa dilepaskan satu sama lain . a. Doa Ibadah             Mencari jalan menuju Allah untuk mendapatkan apa yang diinginkan, menghilangkan sesuatu yang tidak disukai, atau melenyapkan marabahaya dengan mengikhlaskan ibadah kepada Allah semata. Ini telah Allah swt sampaikan pula dalam Q.S Al-Anbiya : 87-88 yang artinya : “ Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun, ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya, maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: ‘Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim.’ Maka Kami kabulkan doanya dan Kami selamatkan dia dari kesedihan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.”   b. Doa Permintaan      ...

PENGARUH DARI SIFAT IRI HATI DAN DENGKI

  PENGARUH IRI DAN DENGKI Sifat iri dan dengki ada pada setiap diri manusia, sebagaimana yang telah Allah terangkan dalam Al-Qur’an. Dalam hal ini, ada yang berpendapat bahwa sifat iri dan dengki seperti itu tidak berpengaruh pada tingkah laku dan perangai seseorang. Apakah pendapat itu benar ? Jawab :      Segala persoalan timbul bukan karena adanya suatu benda. Tetapi juga pengaruh yang ditimbulkan oleh benda itu, misal karena adanya benda itu sifat dan sikap orang bisa berubah perbuatan menjadi senang, sedih, bahkan menimbulkan sifat iri hati dan dengki. Sifat dengki memang terlahir di setiap diri manusia, sifat ini akan tidak menjadi masalah apabila tidak digunakan terhadap suatu sasaran. Sebagaiman firman Allah SWT : وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ “ Dari kejatan orang yang dengki apabila ia dengki”. (Q.S Al-Falaq : 5) Bahaya akan datang, bila sifat dengki itu dijadikan dalam suatu perbuatan. Jika perasaan dengki itu di tenggelamkan, maka tida...

TINGKATAN KEIMANAN SESEORANG DITENTUKAN DARI AKHLAKNYA

TINGKATAN ORANG BERIMAN Apakah bisa dikatakan bahwa semua orang yang berima itu sama tingkatannya. Atau ada yang imannya   lebih tinggi tingkatannya dari yang lain ? Jawab : Seringkali kita mendengar pertanyaannseperti ini terkhusus kepada orang-orang yang masih menemukan kesungguhan dan keyakinan dalam Islam . Terlebih dahulu kita mengetahui arti dari iman. Iman secara bahasa artinya tashdiq (membenarkan). Sedangkan secara terminology adalah iman adalah keyakinan dalam hati diucapkan dengan lisan dan dibuktikan dengan perbuatan   Derajat keimanan setiap orang berbeda-beda tergantung pada frekuensi ibadah mereka masing-masing, dari tinggi rendahanya ibadah mereka. Rasulullah saw bersabda : “ Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik manusia dari kalangan kamu sekalian ialah mereka yang paling baik kepada istrinya” (Riwayat Abu Daud) Dari hadits tersebut dikatakan bahwasannya orang yang baik imannya adalah ...

HOW TO GOD CREATED ADAM AND HAWA

When You Ask About Adam and Eve.  Were Adam and Eve created together and of the same kind? Answer: This question is a difficult and complicated problem to be solved by our minds as human beings of Allah SWT. There are scholars who try to answer, sometimes it makes us confused. What is clear, Allah created humans of the same kind. Adam and Eve were created in pairs of the same kind. Allah does not differentiate from one another. There is no difference between men and women. The blood, flesh and skin are not distinguished either.  Allah SWT said: سُبۡحٰنَ الَّذِىۡ خَلَقَ الۡاَزۡوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۡۢبِتُ الۡاَرۡضُ وَمِنۡ اَنۡفُسِهِمَ وَمِمَّا لَنَ وَمِمَّا لَنَ “ both from what is grown by the earth and from themselves and from what they do not know " (Q.S Yaasiin: 36) This is a certainty from Allah that all creatures come from only one pair, male and female, male and female. And from that partner (soul mate) develops well.  Allah back says: يايها ...

CARA ALLAH MENCIPTAKAN ADAM DAN HAWA

Saat Kalian Bertanya tentang Adam dan Hawa . Apakah Adam dan Hawa diciptakan   bersama dan dari jenis yang sama pula ? Jawab :             Pertanyaan tersebut merupakan persoalan yang sulit dan rumit   dipecahkan oleh akal kita sebagai manusia makhluk Allah SWT. Ada ulama yang mencoba menjawab, terkadang malah membuat kita bingung. Yang jelas, Allah menciptakan manusia dari jenis yang sama. Adam dan Hawa diciptakan berpasangan dari jenis yang sama. Allah tidak membedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Tidak dibedakan antara yang laki-laki dan perempuan. Tidak pula dibedakan darahnya, dagingnya dan kulitnya. Allah SWT berfirman : سُبۡحٰنَ الَّذِىۡ خَلَقَ الۡاَزۡوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۡۢبِتُ الۡاَرۡضُ وَمِنۡ اَنۡفُسِهِمۡ وَمِمَّا لَا يَعۡلَمُوۡنَ Artinya                 “ Maha suci Allah yang telah menciptakan pasang-pasangan semu...